Custom Search

My Slide



Kamis, Mei 07, 2009

Jalan-Jalan Di Kuala Lumpur, Tanpa Travel Agen

Seperti halnya orang ndeso kalau jalan-jalan ke Jakarta mereka tidak akan melewatkan wisata ke Monas, para turis yang melancong ke Kuala Lumpur pun wajib datang dan berfoto di menara kembar Kuala Lumpur City Center (KLCC), yang merupakan salah satu dari gedung tertinggi di dunia. Dari Bukit Bintang bisa saja jalan kaki ke uala Lumpur City Center (KLCC).

Sengaja kami menginap di Brisdale Hotel (www.brisdale.com.my) agar bisa dekat tentunya ke KLCC, KL tower yang terutama ke Stasiun Monorail. Hanya dengan berjalan kurang lebih 5 menit sudah sampai ke Stasiun Monorail. Tetapi kalau tujuan kita mau ke KLCC sebaiknya naik taksi. Kurang lebih ongkosnya MYR 5-7, pakai argo.

Harap diingat, pada jam-jam tertentu (jam macet, jam pulang kantor) banyak supir taksi yang ogah pakai argo untuk jarak dekat atau yang melewati daerah macet. Ada juga perusahaan taksi yang mengenakan tambahan biaya beberapa puluh sen untuk tambahan per penumpang (jika penumpang dalam taksi ada 2,3 atau 4 orang).

Jika berminat untuk naik ke atas menara kembar, pihak manajemen KLCC mengijinkannya.. dan gratis! Tapi untuk ini anda mesti mengantri tiket terlebih dahulu. Sangat disarankan mengambil tiket sepagi mungkin. Lokasi tiket ada di basement salah satu menara dari twin tower ini. Cari atau tanyakan saja pada satpam. Di dekat loket tiket juga ada toko yang khusus menjual memorabilia tentang KLCC.
Setelah mendapatkan tiket, kita akan mengetahui kira-kira jam berapa jadwal kita boleh naik. Perlu diingat juga, kalau hari Senin tidak ada turis yang boleh naik, karena itu waktu untuk perawatannya. Anda akan mendapatkan kesempatan sekitar 10 menit berada di atas jembatan yang menghubungkan Tower 1 dan Tower 2, yang berada di ketinggian sekitar lantai 41-42. Amazing sekali.

Selain KLCC Twin Towers –yang juga disebut menara Petronas–, Malaysia juga memiliki Menara Kuala Lumpur (KL Tower), yang juga merupakan salah satu menara tertinggi di dunia. KL Tower ini mirip seperti Menara TVRI di Senayan Jakarta. Tapi lebih besar. Menara ini berlokasi di Bukit Nanas. Bisa naik monorail untuk mencapai lokasi ini. Atau kalau menginap di Bisdale hotel bisa jalan saja, karena sudah dekat.

Sebagai orang Indonesia, kita boleh ikut berbangga, karena arsitek bangunan kebanggaan orang Malaysia ini adalah insinyur Indonesia. Anda boleh berlama-lama di atas menara ini, karena untuk menaikinya mesti bayar, MYR 20. Dari atas KL Tower kita bisa melihat sekeliling Kuala Lumpur dan meneropong berbagai tempat dengan teropong koin. Posisinya jauh di atas posisi jembatan penghubung Twin Towers.

Tempat lain yang menarik untuk membuat foto kenangan adalah Dataran Merdeka (Merdeka Square). Di sini ada gedung menarik, Sultan Samad Building, yang juga menjadi icon Kuala Lumpur. Masih ada beberapa tempat menarik lainnya. Tidak usah khawatir, di berbagai tempat (misal di dalam mal di KLCC) anda akan dengan mudah mendapatkan berbagai brosur tujuan wisata di sekitar KL dan/atau kota lain di Malaysia

Tidak ada komentar:

National Geographic POD

Words of Christ

Ada kesalahan di dalam gadget ini
Ada kesalahan di dalam gadget ini

How many days you have lived