Custom Search

My Slide



Selasa, April 17, 2012

Muzizat Itu Nyata! Dia Berikan Tepat Pada Waktunya!

 "Bagi manusia hal itu tidak mungkin, tetapi bukan demikian bagi Allah. Sebab segala sesuatu adalah mungkin bagi Allah."
Markus 10:27

Percayakah masih ada muzizat terjadi pada zaman super sibuk dan canggih saat ini?  Percayakah bahwa Allah mengerti segala keinginan hati kita, walaupun keinginan itu jauh tersimpan di lubuk hati?  Ya, muzizat itu pasti ada dan akan selalu terjadi apabila kita dengan sungguh-sungguh percaya dan meminta kepada Sang Maha Pemberi yang selalu mau memberikan segala sesuatu yang terbaik bagi umat-umatNya, dan Dia sangat mengerti isi hati dan keinginan ciptaanNya. 

Keinginan untuk pergi mengunjungi tempat-tempat dimana pernah Yesus hadir saat berada di dunia ini, memang pernah terbersit dalam benak saya dan bincang-bincang kecil bersama suami.  Tetapi keinginan itu kami simpan jauh-jauh karena anak-anak yang masih bersekolah dan berkuliah masih sangat membutuhkan biaya.  Keinginan untuk pergi mengunjungi Hollyland atau perjalanan ke tempat-tempat yang tertulis di dalam Alkitab sebenarnya juga diimpikan oleh orang tua atau mertua saya yang sudah berusia lanjut.  Saya pernah berdoa dalam hati sendiri "Tuhan, seandainya Bapa berkenan, izinkanlah kami pergi bersama orang tua atau mertua hambamu yang sudah lanjut usia untuk mengunjungi tempat-tempat dimana Engkau pernah hadir.  Walau kami tidak memiliki cukup biaya, kami yakin Engkau akan sediakan".  Doa itu sudah lama aku layangkan secara diam-diam.  Sampai pada saat tahun baru tahun 2011, saat berbincang-bincang bersama keluarga, hal itu terbersit, orang tua atau mertua sangat antusias sekali untuk bisa pergi mengunjungi tempat-tempat yang telah beliau baca di dalam Alkitab. Saat itu kami mendaftarkan nama orang tua kami dan nama kami berdua (saya dan suami) kepada orang yang mengkoordinir nama-nama yang berminat.  Saat mendaftarkan nama, kami tidak pernah terpikir biaya yang akan diperlukan, tetapi yang terpikir adalah Allah akan menyiapkannya.
Singkat cerita, mertua sudah melunasi biaya keberangkatan mereka berdua, adik iparpun sudah melunasi semua biaya keberangkatannya, tinggallah kami berdua. Dengan ragu-ragu antara pergi dan tidak pergi karena biaya, akhirnya kami tarik kembali pasport kami. Sejak keinginan saya pergi bersama mertua saya tidak henti-hentinya berdoa setiap saat dan saya utarakan keinginan saya 'pergi ke holyland bersama mertua, karena momen ini takkan pernah terulang kambali'.  Memang kami masih sangat muda dan masih banyak waktu untuk pergi di lain waktu.  Tetapi keinginanku yang kuutarakan kepada Tuhan adalah 'kesempatan pergi bersama orang tua yang sudah lanjut usia.  Akan menjadi kenangan yang takkan pernah kulupakan seumur hidupku.

Mengapa keinginan ini ku utarakan?  Berdasarkan pengalaman.  Pada tahun 2006 saat pertama kali membawa orang tua atau mertua berjalan-jalan mengunjungi Malaysia dan Thailand, Tuhan berikan.  Pada tahun 2011 kamipun meminta kepada Tuhan untuk membawa kembali orang tua atau mertua berjalan-jalan ke Singapore, Malaysia dan Thailand, Tuhan berikan.  Saat ini kami minta kembali kepada Tuhan 'Bapa orang tua kami sudah siapkan biaya keberangkatan mereka, tinggal kami Engkaulah yang atur', itulah doa yang selalu aku layangkan sejak pasport kami, kami tarik kembali.

Muzizat Itu Nyata
Disaat kami hampir putus harap dengan berpikir bahwa 'Tuhan, mungkin punya rencana terbaik buat kami, mungkin rencana Tuhan buat kami adalah kami tidak akan bisa pergi bersama orang tua kami.  Baiklah Bapa kalau itu yang terbaik menurut kehendakMu'.  Kami pasrah dan tidak mau kembali memaksakan kemauan kami kepada Tuhan. Sebenarnya kalau aku mau paksakan tabungan sih bisa!  Tetapi aku tidak mau!  Aku katakan kepada Tuhan 'aku mau pergi ke holyland, tanpa mengurangi tabungan.  Karena tabungan adalah untuk kebutuhan anak-anak sekolah'.  Dalam kepasrahan...Tuhan memberikan muzizat. Percis seminggu sebelum keberangkatan muzizat itu nyata!!  Tuhan berikan biaya untuk keberangkatan kami berdua walaupun kami harus membayar lebih mahal $US 325 dari biaya yang dikeluarkan setiap peserta.  Biaya tour selama 11 hari $US 2.450 dan kami masing-masing harus membayar $US 2.775. Muzizat itu nyata Allah berikan dengan kebijaksanaan kami mengatur pendapatan kami dan bantuan dari mertua tercinta.  Tuhan sudah menggerakkan mertua tercinta membantu biaya kami dan kami Tuhan berikan kebijaksanaan mengatur keuangan kami.  Allah memang Maha Tahu dan Maha Bijaksana.  Dia berkan pada saat yang tepat sesuai dengan rencanaNya.  Yang lebih dasyat lagi adalah kami bisa memberikan uang pegangan atau jajan bagi orang tua kami selama perjalanan dan kami tidak kekurangan selama perjalanan, masih bisa beli oleh-oleh untuk kerabat, walau hanya sedikit saja.
Bukankah Allah kita itu Allah yang hidup?  Allah yang selalu mengetahui isi hati dan keinginan?  Allah yang selalu melakukan yang terbaik sesuai dengan rencanaNya.  Jangan pernah berhenti berharap serta memohon.  Dia selalu mengerti keinginan hati dan cita-cita.
Terpujilah Engkau Allahku, Engkau izinkan kami pergi bersama orang tua yang sudah lanjut usia mengunjungi tempat-tempat diaman Engau pernah hadir di dunia ini.
Sedap harap pada Allah dan percaya firman dan janjiNya yang indah.
Terpujilah namaNYa!!!

Jakarta, 17 April 2012

Tidak ada komentar: